Terapi Biologi adalah pengobatan dengan cara menggunakan dan merangsang reaksi antibodi tubuh untuk melawan kanker, serta untuk menghambat dan mematikan sel tumor. Tujuan dari Terapi Biologi yang paling utama adalah membuat agar organ tubuh dapat melawan kanker secara alamiah, dan memulihkan keseimbangan tubuh bagian dalam. Pengobatan yang paling banyak dipakai sekarang ini adalah Imun Terapi. Imun Terapi yang dilakukan di pusat penelitian kami termasuk: non-specificity immunity intensifier, infusi beberapa macam lymphokine, anitbodi anti tumor, adoptive cellular immunotherapy atau non adoptive cellular immunotheraphy dan tumor vaksin. 
Minggu, 26 September 2010
Senin, 13 September 2010
TEKNOLOGI BIOLOGI
1. Hemodialisis - Teknologi untuk Gagal Ginjal
PENJELASAN !!
Hemodialisis adalah salah satu pengobatan gagal ginjal, bila jiwa telah terancam oleh gagal ginjal.
Tujuan : mengambil/mengeluarkan cairan yg. Berlebihan dan sisa metabolisme yang biasanya dikeluarkan oleh ginjal.
Prinsip : darah pasien dialirkan melalui pipa dengan dinding membran semi permeabel → ginjal artifisial → transfer toksin dan cairan : air, molekul kecil menembus dinding, molekul besar (protein) tidak.
Mekanisme transport solute :
a. Difusi : – kecepatan difusi tergantung pada : besar pori , luas dan tebal membran: temperatur larutan, beda konsentrasi solut, dan berat molekul.
b. Ultrafiltrasi : air dengan tekanan hidrostatik/osmotik didorong menembus membran kesatu arah, membawa bahan terlarut.

2. Radioterapi - Teknologi untuk Kanker Paru Paru
PENJELASAN !!
Radioterapi adalah sebuah teknik terapi bagi para penderita kanker yang cukup populer. Radioterapi telah mengalami teknik radiasi yang berkembang dari sejak pertama kali diperkenalkan sampai saat ini.
Kegunaan radioterapi adalah sebagai berikut:
• Mengobati : banyak kanker yang dapat disembuhkan dengan radioterapi, baik dengan atau tanpa dikombinasikan dengan pengobatan lain seperti pembedahan dan kemoterapi.
• Mengontrol : Jika tidak memungkinkan lagi adanya penyembuhan, radioterapi berguna untuk mengontrol pertumbuhan sel kanker dengan membuat sel kanker menjadi lebih kecil dan berhenti menyebar
• Mengurangi gejala : Selain untuk mengontrol kanker, radioterapi dapat mengurangi gejala yang biasa timbul pada penderita kanker seperti rasa nyeri dan juga membuat hidup penderita lebih nyaman.
• Mengobati : banyak kanker yang dapat disembuhkan dengan radioterapi, baik dengan atau tanpa dikombinasikan dengan pengobatan lain seperti pembedahan dan kemoterapi.
• Mengontrol : Jika tidak memungkinkan lagi adanya penyembuhan, radioterapi berguna untuk mengontrol pertumbuhan sel kanker dengan membuat sel kanker menjadi lebih kecil dan berhenti menyebar
• Mengurangi gejala : Selain untuk mengontrol kanker, radioterapi dapat mengurangi gejala yang biasa timbul pada penderita kanker seperti rasa nyeri dan juga membuat hidup penderita lebih nyaman.

3. Scanning Laser Hair Removal System - Teknologi untuk Kulit Kepala Bermasalah
PENJELASAN !!
Laser hair removal bekerja dengan mengirimkan sinar laser ke folikel rambut dengan energi yang cukup untuk menghancurkan akar, tanpa mempengaruhi daerah sekitarnya. Bekerja pada kulit kepala yang bermasalah. Dapat digunakan dengan mudah, nyaman dan tanpa rasa sakit. Alat ini memperlakukan rambut yang tidak diinginkan dalam privasi rumah Anda sendiri dan pada waktu yang sesuai dengan Anda.
4. Test Pack Hepatitis - Teknologi untuk Pendeteksi Hepatitis
PENJELASAN !!
Selama ini orang hanya tahu untuk mendeteksi penyakit hepatitis melalui tes darah di laboratorium yang tentu saja harganya sangat mahal. Karenanya banyak orang yang tidak pernah melakukan pemeriksaan. Diharapkan dengan adanya alat tes hepatitis yang cepat dan murah, seseorang bisa mendapatkan perawatan lebih awal. Harga alat ini berkisar Rp 5.000-Rp 10.000 per test pack. Tapi alat ini baru dijual di wilayah Lombok NTB belum menyebar ke seluruh Indonesia.

http://mutiarafebrybudiman.blogspot.com/2010/03/biologi-teknologi-dalam-sistem-eksresi.html
Minggu, 05 September 2010
hewan dinosaurus paling lama hidup

KOMPAS.com — Berdasarkan teori paling kuat yang diterima saat ini, kepunahan dinosaurus terjadi secara massal akibat tumbukan benda angkasa raksasa ke Bumi. Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar 65 juta tahun lalu.
Namun, kemungkinan tidak semua spesies punah saat itu. Sampai 500.000 tahun kemudian ternyata masih ada yang bertahan hidup. Misalnya, Hadrosaurus, jenis dinosaurus pemakan tumbuh-tumbuhan yang khas dengan moncong seperti paruh burung.
Reptil raksasa yang diperkirakan memiliki panjang tubuh dua belas meter itu hidup di wilayah yang sekarang merupakan antara Colorado dan New Mexico. Fosil tulang Hadrosaurus yang ditemukan 80 tahun lalu ternyata berumur 64,5 juta tahun dari hasil pengukuran akurat menggunakan teknik radioaktif dan magnetik.
Kesimpulan ini dilaporkan Jim Fassett dari Badan Survei Geologi AS (USGS) dalam jurnal Paleontologica Electronica edisi teranyar. Namun, masih ada yang menyangsikan temuan tersebut mengingat umur Hadrosaurus telah diperdebatkan selama delapan dekade.
"Ini kesimpulan yang kontroversial dan banyak paleontolog akan skeptis. Namun, kita semua tahu bahwa buaya bertahan hidup, jadi kemungkinan ada jenis dinosaurus tertentu yang bertahan hidup tidak mustahil," ujar David Polly, editor jurnal ilmiah yang memublikasikannya.
Senin, 30 Agustus 2010
apakah jenis plastik yang kita gunakan aman?
KENALI SIMBOL JENIS PLASTIK
AGAR TERBEBAS DARI BAHAYA !!!
Menurut badan pengawasan obat dan makanan (BPOM) , Depkes RI dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) jika kita menggunakan jenis plastik yang tidak tepat sebagai tempat menyimpan makanan atau minuman yang kita konsumsi dalam jangka waktu yang panjang akan menimbulkan beberapa dampak berikut : gangguan fungsi hati, ginjal,
dan bahkan berpotensi terhadap timbulnya kanker.
Oleh sebab itu kenalilah simbol – simbol jenis plastik agar kita terhindar dari bahaya yang timbul sebagai akibat penggunaan plastik sebagai kemasan atau wadah makanan / minuman yang kita konsumsi. Pabrik makanan atau minuman yang baik biasanya mencantumkan simbol – simbol berikut pada bagian bawah botol plastik atau kemasan plastik yang digunakan.
1. PET ( Polyethylene terephthalate ) memiliki karakteristik jernih /
transparan dan biasanya digunakan untuk botol air mineral atau juice.
Direkomendasikan hanya untuk sekali pakai ( jangan dipakai berulang-
ulang atau dipakai untuk air panas ). Untuk gallon atau botol minuman
yang sudah lama atau baret-baret, segera dibuang.
2. HDPE ( High density polyethylene ) memiliki warna putih susu, biasa
dipakai untuk botol susu. Direkomendasikan hanya untuk sekali pakai.
3. V atau PVC ( Polyvinylchloride ) adalah jenis plastik yang bersifat
nonhumanbody degradable ( tidak terurai oleh tubuh manusia ). Biasa
digunakan untuk kantung plastic / pembungkus. Kandungan DEHA
( Diethylhexiladipate ) dari PVC dapat masuk ke makanan berminyak yang
masih panas. Direkomendasikan jangan dipakai sebagai pembungkus
makanan, apalagi yang masih panas. PVC berpotensi terhadap gangguan
fungsi ginjal, dan hati .
4. LDPE ( Low density polyethylene ) biasa dipakai sebagai tempat
menyimpan makanan atau minuman pada saat bepergian atau lembur di
kantor. Direkomendasikan sangat baik untuk menyimpan makanan
atau minuman.
5. PP ( Polyprophylene ) adalah pilihan terbaik untuk jenis plastik sebagai
botol susu atau tempat menyimpan makanan atau mnuman. Karakteristik
botol transparan tapi tidak jernih atau berawan.
6. PS ( Polystyrene ) jenis plastik ini berwarna putih seperti busa dan biasa
dipakai sebagai tempat makanan siap saji / sekali pakai dan buah-buahan.
Styrine yang terkandung pada styropoam dapat bocor ke dalam makanan
serta berpotensi membahayakan otak, dan sistem saraf . Sebaiknya
hindari penggunaan jenis plastik sebagai wadah makanan.
7. Other biasanya jenis plastic Polycarbonate yang biasa digunakan pada
botol minuman olahragawan. Polycarbonate bisa mengeluarkan
Bispherol A ke dalam makanan / minuman dan berpotensi terhadap
gangguan fungsi hormone pada tubuh.
Demikian informasi tentang jenis-jenis plastik yang digunakan pada wadah makanan / minuman, dan tetaplah WAT ( Waspada Amati dan Teliti ) jenis – jenis plastik yang kita gunakan.
Langganan:
Postingan (Atom)


